Misi kami menyediakan layanan kesehatan wanita yang akurat & mudah diakses

Sejak awal, jangkauan kami terus bertambah, tetapi tujuan kami tetap sama: menyelamatkan nyawa. Kini, kami berkolaborasi dengan berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia.

Tenaga kesehatan berseragam hijau toska duduk di meja pendaftaran skrining
Para perempuan duduk berjajar menunggu giliran skrining serviks
Seorang tenaga kesehatan bermasker dan berpenutup rambut melakukan pemeriksaan IVA di bawah cahaya lampu
Tenaga kesehatan bermasker dan bercelemek menggunakan ponsel pintar saat pelatihan praktik langsung

Di Indonesia, kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan

Meski kanker serviks dapat dicegah melalui deteksi dini, banyak perempuan, terutama yang tinggal jauh dari layanan kesehatan spesialis, masih kesulitan mendapatkan akses skrining yang akurat.

Bagaimana jika

Setiap perempuan memiliki akses terhadap skrining serviks yang akurat sejak dini, di mana pun mereka tinggal?

Dan setiap tenaga kesehatan memiliki dukungan setara spesialis, tepat di genggaman mereka?

Karena kami percaya, jika hal ini bisa diwujudkan

Kami dapat menghadirkan deteksi dini lebih dekat bagi setiap perempuan.

Dan memberi lebih banyak perempuan kesempatan untuk hidup.

HerLens menutup kesenjangan ini tepat di titik awal skrining.

Kami menghadirkan dukungan AI untuk membantu tenaga kesehatan garis depan melakukan skrining lebih akurat.

Karena ketika tenaga kesehatan dapat melakukan skrining dengan lebih percaya diri, lebih banyak perempuan berkesempatan untuk mendapatkan penanganan tepat waktu.

Dampak yang Kami Ciptakan

Ciptakan Perubahan Bersama BrightHer

Kami membangun BrightHer untuk menjangkau komunitas kanker serviks di seluruh Indonesia, memberdayakan tenaga kesehatan, dan meningkatkan kesadaran akan kanker serviks di semua kalangan.

BrightHer
peserta terlibat
6.916
perempuan diskrining
408
modul didistribusikan
235
dokter & bidan terlatih
76
fasilitas kesehatan
53
provinsi terjangkau
5

Perjalanan Kami

Setiap langkah yang kami capai mencerminkan komitmen kami untuk mempersempit kesenjangan dalam skrining kanker serviks dan mendekatkan layanan yang lebih baik bagi perempuan.

  1. Tim HerLens berdiri bersama di depan dinding berpanel kayu

    November 2023

    Awal dari HerLens

    Kami memulai dengan bekerja sama dengan para ahli medis dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo untuk menguji dan menyempurnakan tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), yang ditingkatkan dengan AI untuk membantu tenaga kesehatan dalam membuat diagnosis yang lebih akurat.

  2. Para pendiri HerLens melakukan presentasi di atas panggung, di bawah layar yang menampilkan peta Asia Tenggara

    2024 - 2026

    Hibah & Penghargaan

    HerLens telah mendapatkan pengakuan melalui berbagai program nasional dan internasional terkemuka, termasuk Hult Prize (2024), Samsung Solve for Tomorrow (2024), STIC Business Venture Competition (2024), IMERI Open Innovation (2024), Pikiran Terbaik Negeri (2025), NUS Medicine HealthHack (2025), Swiss Innovation Challenge Asia (2025), serta YSEALI Seeds for the Future (2025, dan menjadi penerima Post-Program Funding pada 2026).

  3. Tenaga kesehatan berseragam hijau toska berfoto bersama spanduk kampanye skrining kanker serviks di Bojonegoro

    Maret - November 2025

    Uji Coba & Skrining di Indonesia

    Setelah memenuhi persyaratan uji coba, kami mulai menguji HerLens dengan pasien nyata di klinik yang dikelola oleh Departemen Obstetri dan Ginekologi di Rumah Sakit Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo serta melatih tenaga kesehatan di Bojonegoro, Depok, dan Bengkulu.

  4. Dua pendiri HerLens memegang cek juara pertama di NUS HealthHack 2025

    Juni 2025

    Investasi Institusional Pertama

    HerLens berhasil mengamankan investasi institusional pertamanya dari 22 Health Ventures, mempercepat perjalanan kami untuk memperluas akses deteksi dini kanker serviks.

  5. Tiga panelis duduk di atas panggung dalam diskusi teknologi kesehatan

    Juni 2026

    Mengumpulkan Inovator Kesehatan

    Kami menyelenggarakan Building Health Tech in Indonesia: The Honest Story, yang mengumpulkan pendiri, investor, dan inovator untuk memperkuat kolaborasi dan membantu membentuk ekosistem teknologi kesehatan di Indonesia.

  6. Seorang bidan memegang kit HerLens bersama tim HerLens di tempat praktik mandirinya

    Juli 2026

    Penerapan Pilot di Seluruh Indonesia

    HerLens mulai diterapkan di 8 fasilitas kesehatan di Jakarta dan Jawa, memungkinkan tenaga kesehatan garis depan untuk secara mandiri melakukan skrining kanker serviks yang dibantu AI di komunitas mereka.

Bagi Kami, Dampak Bukan Sekadar Angka

Setiap perempuan mendapat akses skrining tepat waktu, Tenaga kesehatan diberdayakan untuk memberikan layanan yang lebih baik, dan Masyarakat bersatu dalam pencegahan.

Bersama, Mari Jadikan Deteksi Dini Standar Kesehatan

Untukmu yang Peduli dengan Kesehatan Wanita

Setiap wanita berhak mendapatkan kesempatan deteksi dini

Bermitra dengan HerLens untuk menyediakan skrining serviks yang lebih awal dan lebih dapat diandalkan bagi setiap wanita.

Bermitra dengan kami
Tenaga kesehatan berkumpul di sekitar ponsel pintar, mencoba HerLens pada model latihan